dear Kakak
Ketika kopi menjadi pengingat hari mu..
tiada hari ku selalu mengingat apa saja kenangan bersama mu,
kenangan akan indahnya pertama kali saling menyapa...
tiada detik pun selalu ku sempatkan untuk menyapa mu, dimana kita terpisah jarak dan juga waktu..
tak ada seorang pun yang mengerti akan indahnya pertemanan ini, namun tak ada yang menyangka kita berteman seperti sepasang kekasih. kau yang selalu memberi semangat, saran dan juga celoteh.
kau tak peduli bagaimana aku yang dulu dan juga sekarang.
kau tak seperti teman biasa di mata ku, kau selalu hadir memberi semangat dan juga ketenangan hati di setiap detik di setiap hari. kau seperti kopi, iya....KOPI dimana warna hitam di beri gula yang manis, kau hitam dimana kau selalu mempunyai masalah dengan keluarga mu, namun akan kehadiran ku, kau selalu merasa tenang dan bersikap manis kembali. kau yang selalu salah dimata banyak orang, hal sepele pun kau selalu berbagi cerita dengan ku.
tak ada yang pernah tahu, kau dan aku itu apa. karena ku tak peduli orang akan menganggap kita ini friendzone atau apa. namun ku selalu menganggap kau seperti kakak ku, kau melebihi kakak kandung ku. kau yang selalu bisa menenangkan hati ku, kau yang selalu mengerti akan keadaan yang ku alami setiap hari.
dikala badai pun menerjang, kita tak pernah sekali pun tak saling berbagi cerita dan diakhiri dengan obrolan bercanda. obrolan absurd, namun itulah cara kita menghilangkan kejenuhan, dan juga kebosanan aktifitas kita setiap hari, kau selalu sibuk dengan pekerjaan mu, dan ku selalu mengerti akan itu.
dikala kesibukan mu melanda, kau tak pernah lupa akan selalu membalas chat dari ku sama sekali, walau terlambat beberapa hari, dengan kata MAAF pun ku selalu menghargai akan waktu yang telah kau berikan untukku. kau yang selalu menjaga akan kesehatan fisik dan hati ku. kau selalu mengkritik setiap detail yang aku lakukan. dimana ku tak boleh diet ketat supaya mengkonsumsi makanan yang sehat untuk kesehatan ku. kau yang selalu menjadi dokter pribadi ku walau kau tak pernah menampakkan wajah u, karena jarak yang memisahkan.
waktu demi waktu pun berjalan dan juga berputar, dimana kau sangat sibuk, dan susah dihubungi...
ku selalu bersabar dan menunggu akan kehadiran mu, walau pait yang akan menerpa ku selalu siap untuk menanti.
kala pagi buta, adik mu memberi pesan dengan ku, dimana kita tak pernah ngobrol sekalipun, ketika ku sebut nama mu. dan adik mu pun langsung bertanya sama kamu. dan....ku senang kau masih ingat aku dan juga menganggap aku "TEMAN" tak apa kau menganggap teman, karen kita memang teman. namun ku selalu menganggap kau seperti kakak angkat ku.
semoga kau tak akan melupakan ku dimana pun kau berada, dan dikala kau sudah menikah nanti ko... (nd)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar